Diguyur Hujan, Kabupaten Seluma Terendam Banjir

0
68

Ilir talo kabupaten Seluma (DLO) Duta Pena Berlian.Com
Seluma – Bengkulu

banjir di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu (30/6) merata hampir di seluruh wilayah Provinsi Bengkul, dan hampir di setiap dataran rendah saat ini mengalami banjir bandang. Data yang terhimpun mulai dari Kecamatan Semidang Alas Maras Luapan dari Sungai Muara Alas (Maras).
Kemudian Kecamatan Talo Kecil, Kecamatan Ilir Talo, Kecamatan Air Periukan, Kecamatan Lubuk sandi dan beberapa kecamatan dalam keadaan aman.

Namun berbeda dengan Desa Rawa Indah Kecamatan Ilir Talo, Kabupaten Seluma, malam ini (30/6) pukul 22.44 WIB air baru datang menggenangi rumah rumah warga setempat, menurut laporan dari anggota Relawan Kampung Siaga Bencana (KSB) Suganda, “kedatangan air ini akibat hujan lebat sejak hari Rabu (29/6) lalu, namun tiba di desa kami baru malam ini.
Dikabarkan juga kondisi di desa kami padahal sudah tidak hujan lagi, tau tau secara dadakan air datang seketika, air mulai naik sejak pukul 21.30 WIB yang lalu.”

“Daerah yang rentan dengan banjir ini adalah RT1 RT.3, RT.4 dan RT.5
Sebagian masih dalam keadaan aman.
Daerah daerah ini memang beberapa tahun lalu sering terkena banjir, namun banjir itu terhitung suda lama sekali, kali ini air baru terulang kembali masuk lagi kampung kami,” papar Suganda.

Pasca hujan lebat diwilayah Kabupaten Seluma dua hari terakhir ini, mengisahkan kejadian pilu banyak kerugian yang dialami warga khususnya warga dusun Tegal Arum dan desa desa tetangga seperti penago baru, karena ada beberapa warga yang saat ini lagi produksi (Panen raya) tani palawija cabe, mengalami kerugian yang tak disangka – sangka ada 20 Ha kebun cabe terendam air, dan itu sudah dipastikan buah membusuk bahkan mati, padahal kalau dihitung degan harga cabe yang lagi Fenominal itu , maka sangat jelas angka kerugian per-hektar kebun Cabcabee itu mencapai puluhan juta rupiah per tiap kali panen.

Kebun Warga Terendam Jagung

Dilain sisi ada pertanian jagung, lebih kurang 3 Ha kebun jagung milik Bapak Jarot ikut direndam air.
Menurut keterangan Bapak Jarot yang disampaikan pada wartawan Media Duta Pena Berlian.Com, kebun nya itu berumur 1,5 bulan dimana batang- batang jagung tesebut baru saja berbuah, buah itu belum sama sekali bisa dihasilkan, sedangkan biayah Ola saja susah untuk kembali
Kami pasti rugi, kerugian kami 8,5 juta yang dialami kelompok yang kami kelola ” kata bapak Jarot ini.

Semoga dengan peristiwa hujan sejak dua hari terakhir diwilayah Seluma ini tidak berlanjut
(By Jay.Red)
Ilir talo