Diduga Pengerjaan Replanting Kebun Balimbingan Minim Pengawasan

0
78

Simalungun, (Duta Lampung Online) – Pengerjaan replanting atau peremajaan tanaman kelapa sawit diareal perkebunan PTPN IV Unit Balimbingan diduga kuat minim pengawasan.

Saat awak media hadir kelokasi pengerjaan, ada beberapa aitem pengerjaan yang sedang dilaksanakan oleh salah satu vendor (rekanan).

Pekerjaan yang diduga tak sesuai adalah ripping (pencangkulan akar menggunakan alat berat), ripping adalah pekerjaan awal sebelum proses ciping dimulai.

Dari keterangan salah satu operator alat pengerjaan ripping dilokasi PTPN IV Kebun Balimbingan mengatakan, “Alat yang kami gunakan disini keluaran 2006 dan kami disini hanya di rental bang,” katanya.

“Sesuai SPK pengerjaan ripping dalam satu gawang hanya dua tarikan dengan kedalaman 60 Cm,” ungkapnya.

Namun saat dicek pengerjaan tersebut, dari kedalaman ripping yang disampaikan operator tak sesuai, hanya rata-rata 30-40 CM saja.

Sementara dari pihak perkebunan sebagai pengawasan pengerjaan tersebut tak berada ditempat, belum lagi soal standar K3 yang seharusnya mereka terapkan dilapangan terlihat para operator alat berat tak menggunakan standar K3.