Diduga Pengelola TPA Swasta Cimalaya Desa Bakauheni Acuhkan Surat Penutupan Pemkab Lamsel

0
1

Lampung Selatan, (Duta Lampung Online) – Meski sudah ditutup, perusahaan swasta tempat pembuangan Ahir (TPA), sampah dan limbah organik yang berasal dari kapal Ferry pelabuhan bakuheni di Cimalaya Dusun Kampung Jering, Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan masih beroperasi.

Berdasarkan surat penutupan yang dilayangkan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Sat. Pol. PP) dan Pemadam Kebakaran pada Bulan September 2020, Nomor : 800/1297/IV.01/2020, tempat pembuangan sampah tersebut melanggar aturan dan tidak memenuhi syarat.

Sesuai dengan peraturan Daerah Nomor 02 Tahun 2015 tentang pengelolaan sampah dan peraturan Daerah Nomor 03 Tahun 2020 tentang ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat, Tempat Pembuangan Sampah, di Kecamatan Bakauheni Tidak memenuhi syarat dan melanggar tata ruang Kabupaten Lampung Selatan dan pengelolaan sampah di Kabupaten Lampung Selatan.

Sementara, pengelola tempat pembuangan sampah tersebut terus beroperasi seolah mengacuhkan surat penutupan yang telah dilayangkan Pemkab Lamsel.

saat ingin dikonfirmasi dilokasi, Dobur Manalu, selaku Penanggung Jawab Pengelola Tempat Pembuangan Sampah di Cimalaya Dusun Kampung Jering tersebut Tidak ada dilokasi dan hanya ada para pekerja yang sedang menyortir barang-barang sampah yang bisa dijual.

Berdasarkan keterangan dari salah satu perkerja, RAM, menjelaskan bahwa dirinya tidak tahu bahwa tempat dia bekerja telah ditutup oleh pihak pemerintah kabupaten Lampung Selatan.

“Kami yang kerja disini tidak tahu kalau sudah ditutup mas, sebab kami disini bekerja setiap harinya.” jelasnya sabtu (16/01/2021)

“Kalau untuk operasi, tempat pembuangan sampah ini setiap hari beroperasi dan ada dua mobil pengangkut sampah dan limbah organik yang berasal dari kapal Ferry pelabuhan bakauheni yang datang perharinya” sambungnya. (Wan)