Di Duga BLT – DD Kampung Pemuka Singkil Mengalir ke Bukan KPM

0
18

Aceh Singkil, (Duta Lampung Online) – Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) merupakan salah satu program sosial untuk pemulihan ekonomi masyarakat yang terdampak akibat pandemi Covid-19.

Pandemi telah banyak menimbulkan dampak dibeberapa aspek seperti aspek sosial, ekonomi, dan keuangan serta aspek kesehatan masyarakat.

Akan tetapi, pelaksanaan distribusi di lapangan di beberapa desa masih terindikasi tidak tepat sasaran. Salah satunya adalah di Kampung Pemuka Kecamatan Singkil Kabupaten Aceh Singkil.

Salah seorang warga, enggan disebutkan namanya menyebutkan bahwa telah terjadi penyelewengan di desa tersebut. Pasalnya menurut dia, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BLT-DD tersebut diduga bukan dari hasil musyawarah desa, tapi Kepala Desa sendiri yang menentukan penerima BLT-DD. Dan ini menimbulkan dampak yang terindikasi tidak adil dan tidak tepat sasaran,” tuturnya Minggu (29/05/22).

“Seharusnya musyawarah desa (Musdes) dilakukan sebelum penentuan penerima BLT-DD. Ini malah Musdes tidak pernah dilakukan,”

Dia menambahkan, “Bahkan penerima BLT-DD diberikan kepada salah seorang yang belum lagi menikah yakni IN (28) yang belum lagi memenuhi syarat karena belum lagi menikah alias masih lajang, dan apakah sebetulnya syarat menjadi KPM ini tidakkah ada syarat seperti Kartu Keluarga (KK) sementara sepengetahuan kami yang bersangkutan belum lagi menikah,” tambahnya.

“Saya berharap kepada pihak terkait baik dari kecamatan atau kabupaten untuk mendata ulang KPM di desa – desa, terkhususnya di Desa Pemuka Kecamatan Singkil Kabupaten Aceh Singkil dan memberi sanksi terhadap yang menyalah gunakan wewenang di desa,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Badan Permusyawaratan Kampung (BPKam) Pemuka Baidin ketika awak media menanyakan terkait Dugaan BLT – DD Kampung Pemuka, Kecamatan Singkil mengalir ke yang bukan KPM via handpone selulernya mengatakan “Kalo pertama hari itu musyawarah, kalo untuk saat ini saya gak tau,” ujarnya.

“Musyarah waktu pemutakhiran penerima BLT-DD, pihak kecamatan pun ada di situ, kalo itu ada, saya kurang tau detailnya peneriman manfaat BLT-DD itu, entah sekitar 8 (Delapan) orang dan entah berapa jumlah yang sebetulnya, namun seperti itulah cuma,” imbuhnya.

Selanjutnya Baidin menambahkan “Sisanya itu masuk di program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH), kalo selain itu kurang paham saya, cuma secara detailnya jumlah KPM di desa kami ini saya tidak memahami, karena waktu itu bantuan yang dari pos tidak ada lagi, itu makanya hari itu di musyawarahkan, kalo sisanya itu tah ada pegelembungan atau apapun itu, itu di luar sepengetahuan saya,” tegasnya.

Sementara saat awak media mengkonfirmasi ke Kepala Kampung Pemuka via watshapnya menanyakan terkait Dugaan BLT – DD Kampung Pemuka, Kecamatan Singkil mengalir ke yang bukan KPM tidak ada jawaban hingga berita ini diterbitkan.(Fadly P.B)