Demi meningkatkan kualitas Rekrutmen Anggota Bawaslu Provinsi Pakai Sistem CAT

0
140
(foto istimewa)

Duta Lampung Online(DLO)- Juli 2017 mendatang, proses rekrutmen anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dimulai. Namun dalam perekrutan kali ini, akan menggunakan sistem Aplikasi Computer Assisted Test (CAT).

Ketua Bawaslu RI Abhan mengatakan, dalam rekrutmen calon anggota panwas kabupaten kota kali ini akan menggunakan aplikasi pengacak soal dengan dua sistem. Sistem pertama, kata Abhan, hanya dapat dibuka oleh Anggota Bawaslu RI dan sistem kedua dipegang satu orang pemegang aplikasi soal.

Sehingga, lanjutnya, para calon anggota Panwas Kabupaten/Kota dapat langsung mengetahui nilai tes tertulis yang telah dikerjakan oleh yang bersangkutan.

“Rekutmen Anggota Panwas Kabupaten/Kota dengan menggunakan Sistem CAT. Sistem ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas Anggota Panwas Kabupaten/Kota,” ujar Abhan ketika menjadi narasumber pada kegiatan diskusi dengan tema Urgensi Seleksi Penyelenggara Pemilu Dalam Perbaikan Penyelenggaraan Pilkada Serentak 2018 dan Pemilu Nasional 2019 yang diselenggarakan oleh KODE Inisiatif di Restoran Bumbu Desa, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (29/5).

Selain itu, Abhan juga mengatakan selain tes menggunakan sistem CAT, calon anggota Panwas juga akan mengikuti tes kesehatan dan psikologi. Bawaslu RI akan bekerja sama dengan lembaga yang berwenang melaksanakan tes kesehatan dan psikologi sehingga Bawaslu RI dan Bawaslu Provinsi mendapatkan anggota Panwas Kabupaten/Kota yang sehat secara jasmani, rohani, dan mental.

“Panwas kabupaten/kota yang akan dibentuk tersebar di 17 provinsi dan 154 kabupaten/kota dengan total jumlah Panwas kabupaten/kota yang dibentuk yaitu di 381 daerah,” kata Abhan dalam siaran pers yang ditulis di bawaslu.go.id.

Lebih rinci Abhan menjelaskan, sebanyak 333 Panwas kabupaten/kota dibentuk dalam rangka Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur dan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati, atau Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2018. Serta sebanyak 48 Panwas kabupaten/kota dibentuk di daerah yang hanya melaksanakan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati, atau Walikota dan Wakil Walikota(*)