Cik Ripin dan Marzuki Duet Pimpin DPC Hanura Waykanan

0
158
Penyerahan Bendera Pataka Partai Hanura oleh Ketua DPD Partai Hanura Privinsi Lampung Sri Widodo Kepada Cik Ripin Ketua Terpilih DPC Partai Hanura Waykanan peride 2015-2020, Jumat (16/12/2016).

Blambangan Umpu (Duta Lampung Online) – Musyawarah Cabang II DPC Partai Hanura Waykanan secara aklamasi akhirnya memilih Cik Ripin sebagai Ketua DPC untuk peride 2015-2020.
Melalui rapat tim formatur yang diketuai Cik Ripin ditunjuk sekretaris Marzuki dan Bendahara Nengah Putre.

Muscab sendiri digelar di GSG Pemkab Waykanan, Blambangan Umpu, Kabupaten Waykanan, Jumat (16/12/2016).

Dalam orasi politiknya usai ditetapkan sebagai ketua terpilih dan menerima bendera pataka dari Ketua DPD Partai Hanura Lampung Sri Widodo, Cik Ripin menyatakan siap mengemban tugas untuk mengibarkan panji-panji Partai Hanura hingga ke pelosok-pelosok kabupaten berjargon Ramik Ragom tersebut.

“Saya siap bekerja mengemban tugas memimpin dan membesarkan Partai Hanura di Waykanan. Ke depan jumlah kursi legislatif akan kita perjuangkan bertambah dari lima kursi minimal menjadi tujuh kursi,” kata dia.

Ketua DPC Partai Hanura periode 2010-2015, Yozi Rizal, yang saat ini menjabat Wakil Ketua DPD Bidang OKK DPD Partai Hanura Lampung saat memberikan sambutan mengatakan dirinya menitipkan  tongkat estapet kepemimpinan DPC Waykanan ke depan untuk menjadi lebih baik lagi.

Anggota DPRD Provinsi Lampung itu juga sempat kilas balik menceritakan perjuangannya diawal-awal berdirinya DPC Partai Hanura Way Kanan. Menurutnya dulu dirinya bersama beberapa rekannya berjuang bersama-sama untuk membentuk kepengurusan awal hingga deklarasi yang dihadiri langsung Ketua Umum Hanura Wiranto.

“Tapi sejarah berkata lain, dari 7 orang anak manusia termasuk saya saat itu yang tersisa hanya saya yang tetap bertahan di Hanura. Sementara yang lain ada yang kembali ke aktifitas awalnya, dan ada yang berpindah partai,” tuturnya menceritakan.

Namun kini berkat perjuangan tersebut dirinya berhasil mengembangkan Hanura. Awal kehadiran Hanura ujar dia tidak diperhitungkan partai-partai lain.

“Tapi berkat kegigihan kami, Hanura saat itu berhasil menempatkan 5 orang kader dan menjadi salah satu unsur pimpinan di DPRD Waykanan,” imbuhnya.

Namun pada pileg 2014, kendati jumlah perolehan suara bertambah namun jumlah kursi stagnan tidak bertambah. Hal tersebut harus dievaluasi, sebab seharusnya ada peningkatan dengan jumlah kursi legislatif.

“Tapi saya yakin ke depan Hanura Waykanan di bawah kepemimpinan yang baru bisa lebih giat bekerja untuk mewujutkan hal itu,” tukasnya.

Sementara itu Ketua DPD Hanura Lampung Sri Widodo mengatakan, bagi Hanura dalam berpolitik tidak ada permusuhan, tetapi semua adalah sahabat.

“Semua sahabat tidak ada musuh, ibarat dalam tinju lawan politik itu adalah sparing parner yang bertanding secara fair,” ujarnya.

Dikatakan Wakil Bupati Lampura itu, sesuai amanat Ketum Wiranto, saat ini bukan waktunya lagi gontok-gontokan di internal.

“Saat ini waktunya kita maju ke depan bekerja untuk menarik simpati masyarakat,” ujarnya.

Masih kata dia, untuk membangun kejayaan Partai Hanura ada banyak hal yang harus dilakukan, salah satunya harus melakukan pemberdayaan kader dan melakukan kerja jaringan sistem level marketing dalam merekrut anggota dan kader.

“Jika semua dijalankan dengan baik saya yakin kita bisa menjadi salah satu partai pemenang pemilu,” pungkasnya.

Sebelumnya Wakil Bupati Waykanan Edward Antoni dalam sambutannya berpesan sesuai namanya Hati Nurani Rakyat, Partai Hanura harus benar-benar memperjuangkan kepentingan rakyat.

“Jangan bohongi rakyat, sesuai namanya Partai Hanura harus benar-benar memberikan manfaat bagi rakyat, bangsa dan negara ini,” tegasnya. (Ferry Susanto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here