CALON PERATIN TERPILIH RODI RAWANDO di PEKON PARDAHAGA BELUM DILANTIK, Mengapa?

Pesisir Barat, (Duta Lampung Online) — Rodi Rawando, adalah calon peratin terpilih di Pekon Pardahaga kecamatan Lemong, ia memperoleh suara terbanyak dari 2 pesaingnya yang sama sama mengikuti pemilihan peratin di desa Pardahaga dalam pelaksanaan pemilihan peratin secara serentak pada tahun 2021 di kabupaten pesisir barat (Pesibar).

Saat dikomfirmamsi Awak Media Duta Lampung, terhadap calon peratin terpilih Rodi Rawando memgenai dirinya yang hingga saat ini  belum dilakukan pelantikan sebagai peratin terpilih, senin, (27/09/2021). 

Rodi Rawando mengaku tidak mengetahui apa penyebabnya, sehingga dirinya belum dilantik, Padahal proses pemilihan kepala desa pekon pardahaga telah berjalan demokratis dan sesuai ketentuan yang berlaku, juga telah memenuhi tahap demi tahapan dan segala macam nya sudah dilalui,  DPT sendiri ditetapkan oleh Pemerintah Pesibar, kemudian DPT tersebut ditanda tangani oleh semua calon peratin tanda menyetujui Daftar Pemilihan Tetap (DPT) tersebut, Ujar Rodi.

Adapun Mengenai Pengesahan DPT dan Penanda tanganan Disaksikan oleh Panitia, Lembaga, Camat, Polsek dan juga  koramil dan mereka juga ikut menanda tangani, cukup membuktikan kalau DPT tersebut tidak ada masalah, imbuhnya.

Kemudian Awak Media Duta Lampung menanyakan Adakah dari pihak pemerintah daerah mengkomfirmasi ke anda (Rodi rawando), atau semacam surat pemberitahuan dari Pemerintah Pesibar memgenai ini semua?  Ia menjawab tidak ada, tidak ada pemberitahuan ke saya, selembar kertas pun tidak ada, itu yang menjadi pertanyaan saya dan warga pekon Pardahaga, saya tidak tau mengapa? Ucap nya lirih.

Sementara 5 peratain yang berbarengan dalam pemilihan serentak tempo hari yang lalu sudah dilantik, sementara saya tidak di panggil, keluh nya.

“Saya orang kecil bang, saya tidak mengerti hukum, saya mencalon kan atas persetujuan panitia pelaksana, dan warga, kemudian warga  memilih saya, saya berangkat dari niat hati saya untuk membangun pekonku dan demi keadilan warga pekon parda haga, saya dipilih bukan saya yang memginginkan menang, tapi warga pekon Pardahaga memilih saya”  Kata Rodi Rawando.

Saya bersama Warga Pekon Pardahaga hanya bisa menunggu keputusan bijak dari Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir barat, Dia berharap Pemda Pesibar dalam hal ini kepala daerah bijak dan tidak memiliki tendensi apapun, Sebab masalah tersebut sangat berkaitan dengan kepentingan warga banyak, ujarnya.

.

Pada kesepatan yang sama, Awak Media Duta Lampung berhasil mewawancarai salah seorang  dari warga pekon pardahaga secara acak, untuk dimintai tanggapan mengenai calon peratin terpilih yang belum dilantik:, NI (inisial) adalah warga pekon Pardahaga, berpropesi sebagai ibu rumah tangga biasa, dengan logat lampung ia berbicara  hingga terbata-bata sampai mau mentikan air mata, “mak pandai skam puari, memgapi ngeba ni, ulun adu tilantik unyin saka no, sekam trok juga peratin skam tilantik, pilihan masyarakat pekon pardahaga, ucap NI.

Hal serupa juga diungkapkan oleh WN (inisial)  warga pekon parda haga, Ia berharap Kepada kepala perintahan daerah kab. Pesibar selaku pemangku kepentingan untuk dapat segera melantik peratin pilihan masyarakat pekon parda haga, karena kami sangat berharap ada pemimpin pekon sesuai pilhan hati kami, kata WN.

Pada hari yang sama Awak media bertamu ke kantor kecamatan lemong, untuk bertemu dengan Camat setempat, guna untuk dimintai tanggapan mengenai Pilperatin yang DPT nya sendiri ditanda tangani oleh kecamatan setempat.

Namun pada hari tersebut camat sedang dalam menjalankan tugas kerja diluar kantor sehingga sampai berita ini diterbitkan belum berhasil mendapatkan tanggapan dari camat setempat.

(Jokson)