Buka Acara Bimtek BPTP Wilayah Lampung, Nanang Ermanto: Petani Jangan Hanya Jadi Penonton di Wilayah Sendiri

0
6

LAMPUNG SELATAN (DLO) – Bupati Lampungselatan H. Nanang Ermanto Buka Acara Bimbingan Teknis Komoditas Tanaman Pangan, Perkebunan dan Peternakan yang diselenggarakan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) dan Badan Penelitian, serta Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Wilayah Provinsi.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Komisi IV DPR RI yang diwakili oleh Staf Ahli Ketua Komisi IV DPR RI, Ir Mesah Tarigan, Kepala Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Bogor, Dr Ir Fery Fahrudin Munir, MSc, Kepala Karantina Lampung, drh Muhamad Jumadh, Kadis Peternakan Lamsel, drh Arsyad, Kadis TPH & Perkebunan, Bibit Purwanto SP, MM, Para Narasumber BPTP, Seluruh UPT, PPL, Camat Bakauheni, Asep Awaludin, SP, serta Kelompok Tani se-Kecamatan Bakauheni.

Pada kesempatan itu, dalam sambutannya, Nanang Ermanto mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan Bimbingan Teknis dari Balai Besar Pengkajian Teknologi Pertanian Lampung itu. dalam memberikan bekal pengetahuan kepada para petani.

“Dalam menyongsong era globalisasi, Ini momen baik dalam memberikan bekal pengetahuan kepada petani, apalagi Ke depan di Lampung Selatan akan dibangun agrowisata yang bertaraf internasional. Maka dari itu, petani kita jangan hanya jadi penonton saja di wilayahnya sendiri,” ucap nanang saat memberikan sambutan di Aula Kecamatan Bakauheni, Rabu (14/4/2021).

“Saya juga berharap untuk para petani mempersiapkan diri dalam sumber daya manusia dan sumber daya alamnya yang berpotensi. Karena di wilayah lampung selatan akan di bangun bakauheni park dan perhotelan.
Bila kedepannya membutuhkan sayur-sayuran, daging dan ikan segar, makan kita harus siap dan bisa untuk memenuhi dan mengakomodirnya dan jangan sampai barang-barang tersebut mengambil dari daerah lain. Maka dari itu manfaatkanlah momen pelatihan ini sebaik mungkin supaya bisa menambah wawasan bagi para petani kita,” sambung Nanang

Sementara itu, Kepala Balai Besar Pengkajian dan Teknologi Bogor, Dr Fery Fahrudin Munir, MSc menyatakan hampir seluruh Indonesia sudah dilaksanakan Bimtek dan tambahan pemberdayaan dengan tujuan penguatan ekonomi yang ada di masyarakat. Karena dampak Pandemi Covid-19 ini ada beberapa sektor lumpuh. Dan alhamdulilah sektor pertanian masih berjaya dengan indikator pertumbuhan ekonomi dan pertanian itu sebesar 16-20%, karena sektor pertanian merupakan andalan kita.

“Kalau sektor pertanian lumpuh, tentu masyarakat akan kelaparan dan harus mengimpor pangan dari luar negeri. Untuk memaksimalkan dengan kondisi anggaran yang terbatas di bidang pertanian, tetapi wajib digerakkan. Maka para petani wajib dibekali pemahaman dan prakteknya untuk kegiatan budidaya di lapangan. Melalui pelatihan atau Bimtek ini agar bantuan yang diberikan bisa di maksimalkan,” terang Dr Fery Fahrudin Munir.

Sedangkan, Sedangkan Ketua Komisi IV DPR RI Sudin, SE yang diwakili Staf Ahli Ketua Komisi IV DPR RI, Ir Mesah Tarigan mengatakan untuk saat ini ada anggaran tambahan untuk Kementan. Yang pertama sekali oleh anggota DPR RI, apa yang bisa diberikan langsung kepada petani. Luar biasa bantuan pusat untuk di Lamsel ini. Dengan anggaran tambahan ini salah satunya memberikan Bimtek kepada petani terhadap komoditi-komoditi yang diusulkan oleh petani.

“Untuk saat ini jerami masih banyak dibakar oleh petani, padahal itu potensi pakan ternak yang sangat bagus. Karena saya S2 nya di Australia dan penelitiannya itu pemanfaatan jerami untuk ternak. Memang untuk ternak kambing, ayam kutang bagus, tetapi untuk ternak sapi, itu sangat bagus,” paparnya.

“Maka mulai saat ini ada gerakan supaya petani tidak lagi membakar jerami dengan memanfaatkan untuk pakan ternak. Jika petani butuh bantuan segera buat proposal nya, nanti kita bantu. Seperti butuh tempat pengolahan untuk permentasi pakan ternak, kita bantu. Nanti kami bersuara di DPR RI, jangan takut jika mempunyai usulan sepanjang relevan dengan program Kementan. Itulah maksud dan tujuan kami dari Komisi IV DPR RI Fraksi Partai PDIP Dapil Lampung untuk menyerap aspirasi petani. Yang kita butuhkan tentunya melalui fasilitas kerjasama dinas setempat,” pungkasnya. (Pian/Wan)

Editor: Mancar