“BG” Oknum Pengawas Dinas Tambakromo Tantang Resolusi Guru SD

0
33

Pati ( Duta Lampung Online ) Akibat Konspirasi dan permufakatan Jahat dilakukan Oknum Pejabat Dinas Pendidikan Tambakromo ,suami korban yang mengalami pelecehan atas lembaga keluarga yang diduga dilakukan dengan sengaja oleh system Dinas pendidikan Tambakromo.

Korban an DK kembali meminta Kepolisian melakukan Penyelidikan Ulang secara terbuka dan penyidikan penyertaan kepada terduga Terlapor baru terikait dugaa adanya Hubungan skandal khusus pengawas SBG tersangka dalam Overspelt.

Terkait Penyertaan kasus lainnya dan SBG mengatakan akan bertanggungjawab mengurus semua kaitan Insentif, sekalipun insentif itu diberikan kepada Anak-anaknya ( red. ) keterangan dari Investighasi gabungan LSM dan KUB arum Taylor Hartini sudah menghadap dan meminta keterangan kepada Subagi yang menjawab berputar putar alasannya dan mengalihkan pembicaraan atas kasus beruntun ini.

Pernyataan janggal lain yang diberikan oleh oknum pengawasnya subagi ini “ perkara wes bar, ibarat wes bar duwe gawe, ndak ada sisane ( tidak ada informasi tambahan terkait IWW lagi.) Lanjut kata” Subagi ” yang diduga memiliki hubungan skandal khusus dan hubungan tak wajar antar Guru SD dengan atasan , pengawasnya ini , akan diselidiki lebih lanjut terhadap dugaan terkait hubungan dalam penyerobotan Hak Insentif tunjangan Gaji sebagai suami dan hak kemahalan dan hak lainnya sebagai nomenklatur sesuai pendapatan yang harus disampaikan kepada Yang berhak namun secara massif , berlarut-larut dihambat Oleh Oknum Kepala sekolah , Sudarmadi dan pengawasnya an. Subagi .

Sebelumnya Sudarmadi sebagai kepala sekolah juga berkelit seolah olah tidak Tahu dan tidak memberi keterangan yang pasti.

Korban sudah mengirim laporan lanjutan kepada Polres Pati , terkait untuk permintaan untuk mentapkan Tersangka atas ” IWW” yang terduga melakukan penipuan , pemalsuan dokumen SK PNS bodong , penggelapan dan manipulasi surat berharga lainnya atas datanya sebagai Istri sah seseorang.

Namun mengaku tidak bersuami, lalu juga pernah mengaku jika suaminya meninggal dunia, dan disaat lain pelaku membuat persepsi seolah olah suaminya menderita gangguan psikis dan dirantai dan ibu mertuanya sakit sakitan.

Sehingga dirinya merasa keberatan atas beban perawatannya , lalu membuat rekayasa , memilih kabur dari rumah dengan persekusi di Mojolawaran Gabus dengan premanisme , kejadian sengaja kabur dari Rumah suaminya yang direncanakan matenag itu dibantu oknum Polisi .

Setelah melakukan aksinya Pelaku sengka berpindah pindah tempat domicile untuk menghilangkan jejak kejahatannya , melarikan diri , hidup kumpul kebo dengan oknum anggota polisi, guna menghindari penagihan hutang yang dilakukan di sejumlah Bank dan konsorsium , dan Perorangan dengan menggunakan Hak Agunan sertifikat , Surat Kartu Pensiun dan Harta benda tak bergerak lainnya milik keluarga Mertua dan suaminya.

Atas semua kejadian ini dimohon Kepolisian serius mengungkap jaringan sindikat yang diduga kuat membakingi serangkaian Kejahatan sistematis massif yang diduga dilakukan Oknum guru SD 03 Tambakromo an IWW tersebut “pungkasnya .

(Sholihul)