Bawaslu Lamsel Adakan Bimbingan Teknis Pengisian Form A Kepada Pengawas Desa

0
2

Lampung Selatan, (Duta Lampung Online) – Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) Kabupaten Lampung Selatan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) cara pengisian Form A pada saat kampanye, kepada pengawas Desa/kelurahan pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan, kamis, (12/11/2020).

Kegiatan Bimtek yang diselenggarakan di Negeri Baru Resort (NBR) Kecamatan Kalianda, tersebut diikuti oleh 260 Pengawas Desa/Kelurahan Se-Lampung Selatan yang dilaksanakan selama 2 hari yakni tanggal 11-12 November 2020.

Selaku Koordinator Divisi (Kordiv) Pengawasan Bawaslu Lamsel, Iwan Hidayat menjelaskan kegiatan tersebut terkait kualitas pengawasan di lapangan dan bagaimana cara pengisian Form A pelanggaran atau non pelanggaran.

“Segala pengawasan di lapangan pada saat kampanye atau kegiatan lainnya baik itu pelanggaran atau tidak, PDK wajib menuangkan hasil pengawasannya dalam Form A, karena itu nanti sebagai jawaban di Mahkamah Konstitusi jika terjadi gugatan oleh pasangan calon lainnya,” ujar Iwan

“Pengawas Desa juga jangan takut untuk memberikan surat tilang jika terjadi pelanggaran kampanye, apa lagi sampai menyalahi protokol kesehatan di musim Covid-19 ini. Karena protokol kesehatan jadi salah satu pelanggaran yang telah diterapkan saat ini, demi keselamatan manusia pada musim pandemi saat ini ” sambungnya

Iwan Hidayat juga menjelaskan, PDK juga pada saat pelarporan, itu wajib memenuhi bukti yang kuat jika itu merasa suatu pelanggaran. Tak lupa pada penulisan laporan itu juga harus memenuhi unsur 5W-1H.

“Jika sebagai penyelenggaran, sebagai pelaksana Undang-Undang, pencegahan itu sebelum pelaksanaan, jika sudah berjalan kampanye maka sudah masuk tindakan, mulai dari Protokol Covid-19 hingga pelanggaran administrasi dan pada saat penulisan laporan harus memenuhi 5W-1H, yakni terlapor siapa, lokasi dimana, dan kapan terjadinya,” Jelasnya

“Jika pasangan calon sudah empat kali berturut-turut mendapat surat tilang, maka Bawaslu meminta KPU untuk dapat menghentikan kampanye calon yang bersangkutan selama 3 hari dengan cara kampanye yang sama dan kita juga harus memiliki bukti yang kuat yakni foto bukti pelanggaran atau videonya.” Tutup iwan (Wan)