Baru Delapan kecamatan Bisa Cairkan E-warong di Bandar Lampung

0
98
(foto ilustrasi)

Duta Lampung Online(DLO)- Dana bantuan pangan nontunai (BPNT) atau yang lebih dikenal dengan e-warong rencananya cair pada Rabu (14/6). Namun, untuk di Bandarlampung baru delapan kecamatan yang akan dicairkan.

Plt. Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Eddy Santoso mengatakan, delapan kecamatan itu yang dinyatakan lolos verifikasi. Saat ini, pihaknya telah menerima 12.255 nama penerima yang tersebar di 8 kecamatan tersebut.

Dia menjelaskan, verifikasi data penerima bantuan ini memang bertahap. Data yang sudah cukup dilakukan verifikasi pihaknya akan diteruskan ke Bank Rakyat Indonesia (BRI) sebagai penyalur dana.

”Kami hanya sebagai tim verifikasi data penerima dari Kementerian Sosial untuk dicocokkan langsung dengan penerima. Nantinya data ini akan sampai ke BRI, mereka akan kembali melakukan verifikasi data. Untuk kapan waktu pembagiannya itu sudah kewenangan BRI,” ujar Eddy.

Dia melanjutkan, fungsi melakukan verifikasi data ini karena data yang diperoleh dari Kementerian Sosial harus dilakukan pengecekan kembali. Hal itu dilakukan untuk menghindari terjadinya penerima ganda, penerima telah meninggal dunia, penerima telah pindah atau sudah lebih berkecukupan keuangannya.

Delapan kecamatan yang telah terdaftar di Bank BRI adalah Enggal sebanyak 626 penerima, Kedaton (1.289 penerima), Labuanratu (1.178 penerima),  Panjang (2.769 penerima), Rajabasa (761 penerima), Sukarame (1.411 penerima), Telukbetung Selatan (2.636 penerima), dan Wayhalim (1.555 penerima). Sementara sebanyak 26.415 penerima di 12 kecamatan lainnya saat ini masih masuk dalam tahapan verifikasi di BRI.

Senada disampaikan Kepala Bagian E- Banking Kantor Wilayah Lampung Ratna Saragih. Menurutnya, saat ini, BRI baru menerima data penerima sekitar 16.000 orang dari total delapan kecamatan yang sudah disetorkan Bappeda Bandarlampung.

”Saat ini masih dalam masa mencocokkan data. Kan kami baru terima dari Bapedda pekan lalu. Informasinya pembagian bantuan ini akan siap pada Rabu (14/6),” ujar Ratna.

Selama ini BRI memang telah mendapatkan data dari Kementerian Sosial terkait penerima dana tersebut. Nama-nama yang tercantum sudah siap untuk diberikan bantuan melalui kartu yang disediakan BRI.

Prosedur yang diterapkan BRI tak hanya itu, Kanwil Lampung sendiri berfungsi sebagai koordinator untuk pembagian kartu ini. Jika data sudah dinyatakan sesuai dan siap untuk dibagikan, BRI akan memanggil pendamping yang telah disiapkan dari Dinas Sosial Bandarlampung untuk membantu unit-unit BRI. Yang dimaksudkan sesuai ialah nama dan NIK yang ada di Kemensos dan yang telah diverifikasi Bappeda itu sesuai.

”Kalau proses verfikasinya cepat maka dana ini juga akan cepat kami salurkan. Sebenarnya dari awal sudah ada perbedaan data yang diterima kami dengan Bappeda. Kami ini tidak bisa merubah data, yang tidak sama akan kami kembalikan ke Dissos nanti terserah mereka akan melakukan perubahan tersebut atau diajukan tahun depan,” lanjut Ratna.

BRI menargetkan sebelum Lebaran sudah selesai pembagiannya. Untuk saat ini pembagian bantuan ini akan dibagikan bertahap. ”Untuk data 12 kecamatan yang belum masuk nanti bisa menyusul. Secepatnya kami akan selesaikan,” pungkasnya.(rls)