Banjir Bandang Sinom Paling Tragis

0
26

Pati ( Duta Lampung Online)- Rakimin , selaku Kepala Desa (Kades) Sinomwidodo, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati, menceritakan tragedi banjir bandang yang menghantam desanya pada Rabu, 30 November 2022 Petang.

Tragedi malam itu, doaku Rakimin menyisakan duka mendalam bagi masyarakat.

selain merusak puluhan rumah warga. Banjir juga menyebabkan seorang nenek bernama Sumirah (65) meninggal dunia.

Saat hujan lebat dan air sungai mulai naik, ia menjelaskan bahwa Sumirah bersama dengan sang suami yang berada di dalam rumah tak menyangka jika rumah yang dihuninya selama puluhan tahun roboh.

Karena tak sempat menyelamatkan diri, Sumirah akhirnya meninggal dunia karena tertimpa reruntuhan rumahnya tersebut.

Meninggal karena terjebak didalam rumah, sudah tua juga umur 65 bersama suaminya. Ketinggian air 2 meter, atas nama Sumirah. Dari warga setempat, BPBD, TNI-POLRI, dan relawan,” ucap Rakimin.

Adanya laporan yang terjebak di reruntuhan rumah, warga sekitar langsung mencari Sumirah yang dibantu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan evakuasi dengan menggunakan perahu karet.

Akibat bencana ini, lanjutnya, ratusan rumah warganya rusak dengan kategori berat, sedang, maupun ringan.

Sampai saat ini dirinya belum bisa menghitung total kerugian karena masih dalam proses evakuasi barang milik warga.

Ratusan warga kemudian mengungsi di rumah saudara ataupun di masjid sembari menunggu bantuan perbaikan rumah.

Kades juga berharap adanya bantuan perbaikan rumah dari pemerintah kabupaten Pati, karena menurutnya rumah adalah hal terpenting yang dibutuhkan warganya.

“Yang terdampak ada 630-an warga. Kerusakan material dan korban meninggal, serta ada yang dirawat di rumah sakit 4 orang. Sisanya masih mengungsi di masjid maupun di rumah saudara. Kami belum bisa menafsir kerugian karena masih dihitung. Ada sepeda motor, mobil, alat rumah tangga dan lainnya habis semua,” Pungkasnya.

Bantuan berupa makanan dan pakaian pun terus berdatangan dari berbagai pihak untuk membantu meringankan beban warga.

Selain merusak permukiman warga Desa Sinomwidodo, banjir bandang juga menerjang Desa tetangganya, yaitu Gunungpanti dan Godo.
( DR/ SHDt)(*)