Ayo, Saatnya Membayar Pajak Pemutihan di Lampug

0
17

 

PRINGSEWUDLO ) – Untuk memberikan keringanan pajak, khusus pada pemilik kendaraan bermotor roda 2/4, Pemerintah Daerah Propinsi Lampung mengeluarkan kebijakan pemutihan pajak dengan membebaskan tunggakan dan denda pajak kendaraan bermotor serta membebaskan bea balik nama ( BBN ), melalui keputusan Gubernur Propinsi Lampung, terhitung sejak 1 April hingga 30 September 2021 mendatang.

Salah satunya adalah Samsat Kabupaten Pringsewu sudah terlaksana mulai dari hari Jumat (1/4/2021), Sabtu (3/4/2921) hingga hari ini  Selasa (06/4/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Kanit Regident Samsat Kabupaten Pringsewu, IPDA Hendrix menyampaikan bahwa saat ini Samsat Kabupaten Pringsewu sudah menjadi Samsat yang mandiri sejak di Launcing pada Oktober 2020 silam. Sebelumnya Samsat  Pringsewu masih menginduk di Samsat Kabupaten Tanggamus, tepatnya di Kota Agung Ibukota Kabupaten Tanggamus.

Hendrik menegaskan, “Terkait pemutihan ini, Samsat Pringsewu dalam   melayani para wajib pajak (wp) selalu  mengedepankan Protokol
Kesehatan (Prokes ) Tujuannya adalah mengajak kita dan para wajib pajak kendaraan bermotor  memiliki kesadaran dan kebiasaan bahwa betapa pentingnya kita hidup bersih dan sehat, yaitu dengan cara  selalu mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes)” ujarnya.

Lebih jauh Hendrix memaparkan, Samsat Pringsewu dalam hal ini menerapkan pola pelayanan secara sistematis dan terukur dengan teknis pelayanan bagi para wajib pajak (wp) melalui tahap demi tahap yang sudah ditentukan, misalnya diawali dengan penerimaan berkas oleh petugas pada halaman depan kantor, sebelum memasuki ruangan, guna memastikan secara umum bahwa kondisi fisik wajib pajak tersebut dalam keadaan
sehat  serta dalam posisi menggunakan masker, lalu selanjutnya petugas memeriksa kelengkapan berkas atau surat- surat kendaraan apakah sudah sesuai dan cukup, keabsahan fisik kendaraan maupun kelengkapan surat-surat kendaraan, selanjutnya wajib pajak (wp) boleh memasuki ruangan dengan mengambil nomor antrian lalu mencari tempat duduk yang sudah disediakan sesuai ketentuan, dengan jarak duduk berjauhan mengacu
kepada aturan prokes.

Setelah itu, wajib pajak menunggu panggilan dari urutan nomor masing-masing setiap loket yang ada, bila belum dipanggil tetap duduk menunggu sesuai proses tahapan – tahapannya, sampai pada proses loket administrsi akhir untuk membayar dan menerima berkas yang sudah jadi dan siap untuk digunakan para wajib pajak dari persentase target sebanyak 150 berkas/hari yang di mulai dari  pukul 08.00 WIB – pukul 14.00 WIB.

“Mengapa kami melakukan tahapan teknis  kerja yang demikian ?
tujuannya adalah guna memberikan proses pelayanan pajak yang tertib, cepat dan tepat serta  berjalan dengan lancar, sehingga dalam hal ini tidak ada seorangpun wajib pajak yang didahulukan dan  istimewakan, karena bagi kami setiap peserta wajib pajak berhak menerima pelayanan yang sama sesuai aturan yang berlaku”, tegas Hendrik.

Dirinya mengharapkan, apabila ada proses pelayanan yang kurang memuaskan wajib pajak kami siap untuk di kritik melalui kotak saran yang sudah tersedia.

Terkait pelayanan terhadap wajib pajak, Hendrix mengatakan, dari hasil kinerja yang sudah kami lakukan selama ini, baik itu melalui uji penilaian dari masyarakat dan Pemerintah
Samsat kami  di Kabupaten Pringsewu ini mendapatkan  predikat  pelayanan yang terbaik (No.1) dari seluruh kantor Samsat di Propinsi Lampung.

“Dengan penghargaan dan kepercayaan ini, kami merasa senang, bangga dan keberhasilan ini tidak membuat kami jadi sombong tetapi hal ini akan kami pegang sebagai kepercayaan dan amanah dari masyarakat atau wajib pajak yang harus kami pertahankan untuk memacu serta memotivasi semangat kami berkerja untuk memberikan pelayanan yang lebih baik lagi, kedepannya dengan cara melakukan inovasi- inovasi terbaru dengan  menyesuaikan perkembangan zaman serta teknologi saat ini”, Hendrix menjabarkan.

“Ini kami lakukan bukanlah sekedar untuk gaya-gayaan, tetapi untuk menunjukkan profesionalisme kerja kami  sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan pajak kendaraan yang terbaik bagi masyarakat”, pungkas IPDA Hendrix. (Amin Mr, G. Simanjuntak, Yustam)