Aparat Kampung Sendangasri Lakukan Kerja Bhakti Bersihkan Drainase

0
5

LAMPUNG TENGAH (Duta Lampung Online) – Pemerintah Kampung Sendangasri, Kecamatan Sendangagung, Kabupaten Lampung Tengah, melaksanakan kegiatan gotong royong atau kerja bhakti membersihkan dan menggali saluran drainase dilingkungan balai kampung setempat, Selasa (2/2/2021).

Kegiatan kerja bhakti tersebut dipimpin langsung Kepala Kampung (Kakam) Sendangasri, Dede Sunardi, dengan melibatkan aparat kampung. Mereka tampak kompak bahu membahu membersihkan saluran drainase yang telah lama tertimbun material tanah, sampah dan lumpur.

Menurut Dede Sunardi, sebelumnya saluran drainase yang berada dilingkungan balai kampung tersebut sering meluap saat di guyur hujan deras, sehingga ia menggerakkan aparat kampung agar bergotong-royong atau kerja bhakti.

“Saluran air itu semula masih tanah dan dangkal, akibatnya tak berfungsi dengan baik”, terangnya.

Tidak hanya itu, menurut Dede dampak lain kondisi tersebut yakni munculnya genangan air di jalan yang mengakibatkan jalan cepat rusak. Untuk itu, pihaknya telah mengusulkan ke Dinas Cipta karya Kabupaten Lampung Tengah agar dibangun saluran drainase permanen sepanjang 1000 meter.

Kampung Sendangasri terdiri dari 13 Rukun Tangga (RT) dan 6 Dusun, Dede menjelaskan bagi ke 13 ketua RT yang ada kini mereka tidak bekerja di kantor lagi. Sebagai gantinya mereka wajib kerja bhakti dilingkungan balai kampung dalam satu bulan dua kali, yakni setiap hari Selasa pekan pertama dan pekan ke tiga.

Sedangkan untuk 6 Kepala Dusun wajib mengadakan gotong royong kerja bhakti bersama warga setiap hari Jum’at, dengan jadwal kegiatan Dusun I, III dan V pelaksanaannya pada pekan pertama dan ke tiga. Selanjutnya Dusun II, IV dan VI setiap hari Jum’at pekan kedua dan keempat.

Salah satu Ketua RT yang namanya enggan dipublikasikan mengaku senang lantaran kegiatan tersebut menurutnya justeru lebih terasa manfaatnya.

Masih kata Dede, selain kegiatan tersebut diatas langkah ke depan dirinya akan membangun fasilitas perkantoran kampung yang akan didirikan diatas lahan ½ hektar, seperti Kantor Kepala Kampung, Puskesdes dan gedung serba guna.

“Saat ini lokasi seluas setengah hektar baru ada fisik bangunan balai kampung dan TK PAUD kampung”, tutupnya.(Amin Ma’ruf)