Antisipasi PMK , Pasar Hewan Winong Ditutup

0
60

Pati, (Duta Lampung Online) – Lima pasar hewan di Kabupaten Pati ditutup selama dua pekan, mulai 2-16 Juni 2022. Penutupan itu dilakukan guna mencegah penyebaran penyakit kuku dan mulut (PMK) pada hewan, Minggu, (5/6/2022).

Tersebut beberapa Pasar di Pati yang ditutup ; Pasar Hewan Wagenan Margorejo, Pasar Hewan Tayu, Pasar Hewan Wedarijaksa, Pasar Hewan Ngulaan Jaken, dan Pasar Pahing Winong.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertanak) Pati, Niken Tri Meiningrum, mengatakan, penutupan pasar ini dilakukan untuk mengantisipasi penularan PMK. Bahkan pihaknya juga melakukan penyemprotan disinfektan.

“Pasar ditutup dua pekan supaya steril. Kalau sudah diinkubasi ini menurut saya aman. Karena masa penularan virus itu paling tidak dua pekan,” jelasnya.

Dia menyebut, selain melakukan penutupan pasar hewan, pihaknya juga memberikan penyuluhan kepada para peternak hingga kelompok tani. Sebab, penularan PMK sangat cepat. Meskipun demikian, kata dia, proses pengobatan juga tergolong mudah.

“Ciri-ciri terindikasi, hewannya demam, mulutnya seperti melepuh, ada luka di kukunya. Jadi peternak ini jangan segan segan melapor ke kami. Soalnya, penanganan ini mudah. Kalau tak melapor, akibatnya semakin parah butuh waktu,” terangnya.

Niken menyebutkan jika sejauh ini sudah ada sebelas hewan di Kabupaten Pati yang positif PMK. Pihaknya juga telah mengirimkan sampel ke Laboratorium BB-vet Wates, Yogyakarta beberapa waktu lalu.

“Berdasar laporan lapangan yang positif lima dari Sukolilo dan enam dari Gabus,” Terang Niken. Hewan tersebut terdiri atas beberapa, diantaranya kerbau dan kambing. (PT/SH)