Angka Kemiskinan Lampung Lebih Tinggi dari Nasional

0
375
Foto ilustrasi kemiskinan

Bandar Lampung – Angka kemiskinan Provinsi Lampung per Maret 2016 tercatat 14,29 persen lebih tinggi dibanding angka kemiskinan nasional yang sebesar 10,86 persen.

“Secara nasional, angka kemiskinan menurun dari 11,13 persen pada September 2015 menjadi 10,86 persen di Maret 2016. Penurunan ini menjadikan gap antara angka kemiskinan Lampung dengan nasional pada Maret 2016 kembali melebar,” kata Kepala BPS Lampung Yeane Irmaningrum S yang didampingi Kepala Bidang Statistik Sosial BPS Lampung Mukhamad Mukhanif memaparkannya pada para awak berbagai media di ruang rapat lantai 2 Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung Jl Basuki Rahmat No 54 Bandar Lampung, Senin 18 Juli 2016.

Perbedaan tersebut, lanjutnya, sedikit banyak dipengaruhi dengan pertumbuhan ekonomi Lampung ada Triwulan I 2016 yang tercatat minus 2,4 persen.

“Kalau ditanya kenapa gap antara kemiskinan Lampung dengan nasional semakin jauh bedanya, pertama alasannya adalah pertumbuhan ekonomi yang melambat maka sedikit banyak pengaruhi angka kemiskinan Lampung,” jelas Yeanne.

Adapun komoditas andalan Provinsi Lampung seperti karet dan sawit harganya turun drastis selama periode September 2015 – Maret 2016 memberikan andil besar.”Kemudian pembangunan jalan tol nasional di Lampung ternyata kurang berpengaruh pada angka pengangguran di Lampung yang justru meningkat. Yang tadinya 3,44 persen di Februari 2015 naik jadi 3,54 persen di Februari 2016,” tuturnya.

Sementara berdasarkan tempat tinggal, pedesaan atau perkotaan, untuk Provinsi Lampung masyarakat miskin berada dipedesaan. Kenaikan penduduk miskin lebih cepat terjadi diperkotaan dibandingkan dipedesaan pada periode September 2015 – Maret 2016 yakni naik 35,4 ribu jiwa diperkotaan dan 33,5 ribu jiwa dipedesaan.(Sc)