Andi Surya: Bandara Radin Intan Sebaiknya Dikelola Angkasa Pura II

0
158
Bandara Raden Intan Lampung.

Bandar Lampung (Duta Lampung Online) – Bandara Radin Intan merupakan titik sentral dari pembangunan Lampung. Dari Bandara ini mengalir berbagai kekuatan yang dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi, politik, sosial, budaya dan lain sebagainya. Oleh karenanya otoritas pengelola Bandara mau tidak mau harus lebih professional. Pendapat ini disebutkan oleh Andi Surya, Anggota DPD RI.

“Saya memiliki andil untuk menyatakan bahwa Bandara ini bisa seperti ini, karena di awal pengembangan bandara saya pernah beberapa kali mendatangkan rombongan pimpinan parlemen DPD RI meninjau bandara ini. Lalu saya meminta agar DPD RI mendukung secara penuh pembangunan bandara saat itu. Kemudian setelahnya dari Jakarta kami bekerja untuk itu dengan melakukan koordinasi dan RDP kementerian terkait. Alhamdulillah bisa terealisasi,” ujar Andi Surya.

Dia menambahkan, dalam perspektif manajemen bandara idealnya harus dikelola Angkasa Pura II ke Bandara Radin Intan, karena di republik ini tiada satu pun badan atau lembaga yang lebih profesional di bidang kebandaraan selain Angkasa Pura. Oleh karenanya baik pemerintah pun masyarakat Lampung wajib mendukung Bandara dikola secara baik, termasuk Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub.

“Baiknya isu pengelolaan bandara ini ditanggapi secara proporsional dengan melepas kepentingan tertentu. Kita tidak usah terlalu mempermasalahkan hubungan kerjasama antara Kemenhub dengan Angkasa Pura II. Mau kerjasama terbatas pengelolaan aset atau sepenuhnya ‘take over’ itu adalah urusan pemerintah pusat,”imbuhnya.

Lebih jauh ia menambahkan, yang rakyat inginkan adalah peningkatan pelayanan bandara. Dengan ramainya penerbangan disertai pertumbuhan jumlah penumpang dan frekuensi penerbangan berbagai maskapai, mulai disadari Bandara Raden Intan ini perlu pembenahan lebih lanjut.

Dirinya menyatakan, hal yang sangat urgen adalah bagaimana Pemerintah Provinsi menyerahkan saja lahan yang saat ini menjadi bangunan VIP milik Pemprov yang mulai kelihatan ‘jadul’ kepada pengelola Bandara nantinya disertai juga lahan-lahan lainnya seperti lokasi masjid dan seluruh badan halaman bandara.

“Kami di parlemen akan mendorong Kemenhub maupun Angkasa Pura II memprogram pengembangan fisik bandara dari mulai bangunan di VIP hingga ke arah masjid bandara plus garbarata, pelayanan parkir, ruang tunggu, lalu lintas keluar masuk penumbang dan barang, kantin, ruang sholat dan lain sebagainya, agar Bandara Raden Intan lebih nyaman,” pungkas Andi Surya.(*)