Ambulans Tujuan Pesisir Barat Kecelakaan di Tanggamus Lampung

0
20

Lampung, (Duta Lampung Online)– Mobil ambulans BE-9254- XZ yang berpenumpang 9 orang termasuk sopir, mengalami kecelakaan di Semaka, Tanggamus, Lampung, Senin (31/8/2020).

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, satu orang penumpang mengalami luka robek di telinga kirinya.

Ambulans tersebut diketahui milik Pekon atau Desa Sukamarga Kecamatan Bengkunat, Kabupaten Pesisir Barat. Sat Lantas Polres Tanggamus telah melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP) terkait kecelakaan tersebut.

Kasat Lantas Polres Tanggamus Iptu Rudi S mengatakan bahwa kecelakaan tersebut akibat out control atau lepas kendali.

“Ambulans BE-9254-XZ dikemudian oleh Wahyu Rosiadi (30) warga Pekon Sukamarga, Bengkunat, Pesisir Barat. Kondisinya sehat tidak mengalami luka. Kerugian material sekitar Rp 10 juta,” kata Iptu Rudi, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, dalam keterangannya, Senin (31/8/2020) siang.

Rufi mengungkapkan kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 WIB di Jalinbar Pekon Srikaton KM. 119 – 120 Kecamatan Semaka, Tanggamus, Lampung.

Total ada 9 orang yang berada dalam mobil ambulans tersebut terdiri dari 5 penumpang dewasa, 3 anak-anak, dan sopir.

Adapun penumpang seluruhnya merupakan warga Pekon Sukamarga Kecamatan Bengkunat Pesisir Barat. Berikut identitasnya:

1. Wahyu Rosiadi (30), sopir ambulans.
2. Lisnawati (30)
3. Alwa Hadi (43)
4. Zairi (50)
5. Ahdawati (45)
6. Zainatun (50)
7. Nafsahbanda (11)
8. Handayani (8)
9. Adil (5)

“Penumpang yang mengalami luka robek telinga bernama Lisnawati, penumpang lain maupun sopir tidak mengalami luka,” ungkap Rudi.

Kronologis

Kasat menjelaskan kronologis kecelakaan bermula saat mobil ambulans tersebut melaju dari arah Bandar Lampung menuju ke Pesisir Barat.

Saat tiba di lokasi kejadian, tepatnya di tikungan Jalinbar Km 119 – 120 Pekon Srikaton, sopir melihat dari arah berlawanan ada kendaraan yang tidak diketahuinya sehingga membuang setir ke arah kiri. Mobil lantas menabrak tiang listrik dan akhirnya terperosok ke pesawahan.

“Saat di tikungan tersebut, sopir kaget langsung banting setir ke kiri menabrak tiang listrik dan masuk ke sawah,” jelasnya.

Terkait adanya kecelakaan itu, Rudi mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan di TKP, membawa korban luka ke RSUD Batin Mangunang, serta mencatat identitas korban dan saksi saksi, serta mengamankan barang bukti.

“Saat ini barang bukti masih dievakuasi untuk dibawa ke Polres Tanggamus,” ujarnya.

Rudi mengimbau agar peruntukan ambulans hanya untuk membawa orang sakit. Namun, kenyataannya ambulans tersebut malah membawa penumpang bahkan dengan jumlah banyak.

“Agar masyarakat tahu peruntukan ambulans untuk membawa orang sakit, bukan untuk mobil penumpang, sehingga kami himbau masyarakat jangan lagi memakai ambulans untuk mengangkut penumpang,” imbaunya.

(Rilis)