Aksi Curanmor di Bandar Lampung Terekam CCTV

0
16
Bandar Lampung,(Duta Lampung Online) – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kota Bandar Lampung kembali terekam kamera pengawas CCTV pada Jumat (14/8) malam.
Peristiwa tersebut bermula saat motor merek Honda Beat warna magenta hitam bernomor polisi BE 2859 ADD ini tengah terpakir pada sebuah kafe yang berlokasi di Jalan Dr Susilo, Bandar Lampung.
“Saya kan kerja di sebuah kafe, di kafe sekitar jam 9 (malam) itu sudah mau tutup dan pada di dalam berberes,” kata Dwi Saskia Jufiani Putri, korban curanmor, saat dihubungi Lampung Geh, Sabtu (15/8).
Wanita berumur 19 tahun ini menerangkan bahwa dirinya sempat membuang sampah, dan saat itu ia masih melihat jika motornya masih terparkir pada posisi semula.
“Gak lama dari situ saya buang sampah di pinggir jalan, saya masih melihat motor saya,” terang dia.
Namun ketika ditinggal beberapa menit untuk mengambil tas, motor korban sudah tidak ada. Hal itu yang membuat Saskia –sapaan akrabnya– merasa panik.
“Waktu saya kembali lagi ke dalam untuk ambil tas, pas saya keluar sudah gak ada,” ucapnya.
Kemudian dirinya dengan dibantu rekan seprofesinya mencoba mengecek kamera pengawas CCTV yang terpasang di kafe tersebut.
“Saya lihat dari CCTV itu ada dua orang pakai satu motor, langsung cepat ambilnya,” jelas dia.
Dari kamera pengawas tersebut terlihat jika sebelum melancarkan aksinya kedua orang pelaku memantau suasana kafe. Ketika situasi memungkinkan, salah satu pelaku langsung membobol kunci kontak motor diduga dengan menggunakan sebuah kunci T.
Aksi Curanmor di Bandar Lampung Terekam CCTV: Ditinggal Ambil Tas, Motor Hilang (1)
Ilustrasi pencurian spion motor. Foto: Faisal Rahman/kumparan
“Awalnya dia kayak ngebaca suasana, ngelihat situasi. Di tengah kafe itu memang ada orang, tapi dia membelakangi parkiran motor jadi gak melihat,” bebernya.
Setelah berhasil merusak kunci kontak motor korban, kedua pelaku kemudian melarikan diri dengan membawa barang hasil curiannya.
“Awalnya dia tengak-tengok gitu, gak lama dia beraksi terus dibawa kabur ke arah Garuntang,” pungkasnya.
Peristiwa curanmor ini sudah dilaporkan oleh korban ke Mapolresta Bandar Lampung untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.(Rilis)