Agus istiqlal, Tinjau Pembangunan jalan

0
78
( foto Istimewa)

Pesisir Barat(DLO)- Bupati Agus Istiqlal  didampingi Wakil Bupati Erlina melakukan sidak pembangunan  peningkatan badan jalan berupa rigit beton di jalan lingkar pekon, penghubung pemancar menuju pedukuhan Dusun Kayulana, Pekon Pemancar, Kecamatan Pesisir Utara,  Selasa (10/10)

Serta di dampingi oleh  Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Isnawardi, Kasat Pol-P Pesisir Barat, M.Nursin Candra dan Kabag Humas, Ariswandi, Kasubag Protokol, Suryadi serta Camat Pesisir Utara, Robinson.

Rombongan  meninjau lokasi pembangunan peningkatan badan jalan berupa yang dibangun dengan anggaran mencapai Rp.4,6 Miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2017.Pembangunan yang baru berjalan sekitar 30 persen atau baru sekitar satu kilometer. Mengacu pada rancangan pembangunan bahwa akan dilaksanakan dengan panjang 2,7 kilometer dengan lebar badan jalan tiga kilometer dan tebal 20 centimeter.

Menurut Agus, potensi pertanian dan masyarakat sebanyak 250 Kepala keluarga dan memiliki fasilitas umum seperti SDN 3 Baturaja dan dua masjid.

” Pekerjaannya sudah bagus, tapi saya minta dengan sangat, untuk luas badan jalan ini agar bisa ditambah menjadi lima meter bukan tiga meter,” jelas Agus sesaat tiba dilokasi pembangunan kepada pengawas pelaksana kegiatan.

Dijelaskan Agus kepada pengawas dan didampingi oleh Erlina serta Kadis Pu, bahwa memang sudah dalam proritas  untuk pembangunan jalan di Kabupaten Pesisir Barat, minimal harus lima meter badan jalan. Dengan beberapa alasan tertentu  terlebih untuk keselamatan pengguna jalan tersebut saat berpapasan. Terlebih jalan lingkar tersebut terakhir dibangun pada Tahun 2015 lalu dan sudah mengalami 90 persen kerusakan.

Hal tersebut diperjelas oleh Kepala Dinas Pu Pesisir Barat, Isnawardi kepada pengawas pelaksana kegiatan pembangunan di Pekon Pemancar tersebut bahwa, suatu pelaksanaan kegiatan pembangunan bisa saja berubah dari RAB yang ada, namun harus disesuaikan dengan kebutuhan serta volume awal.

“Kami minta pembangunan Rabat Beton ini untuk badan jalannya dirubah dan pembangunan yang sudah terlaksana ditambah menjadi lima meter yang sebelumnya hanya tiga meter. Pihak pelaksana tinggal menyesuaikan dengan volume, secara otomatis, panjang jalan yang akan dibangun terpangkas atau dikurangi,” papar Isnawardi.

Sementara, pengawas pelaksana kegiatan pembangunan tersebut, David menanggapi dan akan menyampaikan kepada pemilik pelaksana instruksi dari pimpinan daerah tersebut.

” Pengerjaannya saat ini baru berjalan 30 persen, dengan waktu pelaksanaan selama 180 hari kalender, semoga target pengerjaan bisa terselesaikan. Namun saat ini pekerja terkendala hujan, yang lainnya masih bisa teratasi seperti medan yang terjal dan badan jalan yang tersedia sempit,” singkat David.(win)