2 Korban Laka di Tol Lampung Warga Bandar Lampung, 1 Luka Serius di Bagian Kaki

0
11

BANDAR LAMPUNG,(Duta Lampung Online) – Dua korban kecelakaan di KM 55 Jalur A ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar dikonfirmasi adalah warga Bandar Lampung.

Pertama, sopir truk bernama Nasudin (34) warga Kelurahan Segala Mider, Bandar Lampung.

Dan yang kedua, kernet truk yang bernama Nawawi (27) warga Telukbetung Selatan.

Diketahui, kecelakaan yang dialami kedua pria itu cukup parah sehingga membuat bagian depan kendaraannya hancur.

Bahkan sang kernet mengalami luka berat di bagian kaki.

“Pasien Nawawi yang memiliki luka cukup parah di bagian kaki. Kalau satunya tidak seburuk Nawawi,” ujar salah seorang petugas RSUDAM saat dimintai keterangan Tribunlampung.co.id, Sabtu (27/6/2020).

Hingga saat laporan ini diberitakan, Nawawi masih dalam penanganan dokter di rumah sakit tersebut.

“Pasien itu kami terima sekitar pukul 04.00 WIB,” kata dia.

Truk yang Ditabrak Kabur

Kecelakaan yang terjadi di KM 55 Jalur A ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar mengakibatkan dua korban luka.

“Pengemudi dan kernet truk tersebut luka berat,” ujar Kepala Cabang Hutama Karya Ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar Hanung Hanindito, Sabtu (27/6/2020).

Dikatakan olehnya, kedua korban luka itu telah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Moeloek (RSUDAM) untuk diberikan pertolongan lebih lanjut.

“Langsung dibawa ke RSUDAM,” jelasnya.

“Kecelakaan sekitar jam 02.50 WIB, tidak lama dari itu langsung dibawa oleh tim,” sambungnya.

Sementara itu ia mengatakan untuk truk yang ditabrak langsung melarikan diri.

Diduga Ngantuk

Kecelakaan antar truk terjadi di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Bakauheni-Terbanggi.

Tepatnya, terjadi di KM 55, Jalur A, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, Sabtu (27/6/2020).

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribunlampung.co.id, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 02.50 WIB.

Diduga karena mengantuk, pengemudi truk BE-9892-CE yang tengah melaju dari arah Bakauheni menuju Bandar Lampung itu akhirnya menabrak bak truk yang ada di depannya.

Kepala Cabang Hutama Karya Ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar Hanung Hanindito mengatakan dua orang menjadi korban dari kecelakaan itu.

“Benar tadi ada kecelakaan, evakuasi telah dilakukan begitu kecelakaan itu terjadi,” ujarnya melalui sambungan telepon.

Dijelaskan olehnya, dalam kecelakaan itu tidak ada korban jiwa.

Namun terdapat dua korban luka yang terdiri dari sopir dan kernet truk tersebut.

Honda Mobilio Tabrak ‘Pantat’ Truk Fuso di Tol Lampung, 2 Orang Meninggal Dunia

Peristiwa lakalantas maut terjadi lagi di Jalan Tol Trans Sumatra atau Tol Lampung ruas Bakauheni-Terbanggi Besar.

Kali ini di ruas Kilometer 82-00 Jalur B, Desa Jatimulyo, Kecamatan Jatiagung, Lampung Selatan, Sabtu (20/6/2020) pagi sekira pukul 06.30 WIB.

Lakalantas tersebut melibatkan mobil merek Honda Mobilio bernomor polisi BE 1187 DH dengan truk fuso.

Dua orang meninggal dunia, sedangkan dua orang lainnya luka-luka.

Semua korban merupakan sopir dan penumpang mobil Mobilio.

Kepala Unit Lakalantas Satuan Lalu Lintas Polres Lampung Selatan Inspektur Satu pol Ilham Efendi mengungkapkan lakalantas bermula saat mobil Mobilio melaju dari arah Terbanggi Besar menuju Bakauheni.

Tiba di lokasi lakalantas, mobil berpindah ke lajur lambat (kiri).

Satu unit mobil Honda Mobilio mengalami lakalantas maut di Tol Lampung ruas Bakauheni-Terbanggi Besar, Sabtu (20/6/2020). Dalam peristiwa tersebut 2 orang meninggal dunia.
Satu unit mobil Honda Mobilio mengalami lakalantas maut di Tol Lampung ruas Bakauheni-Terbanggi Besar, Sabtu (20/6/2020). Dalam peristiwa tersebut 2 orang meninggal dunia. (Dokumentasi Satlantas Polres Lamsel)

Namun, ternyata di lajur lambat tersebut ada truk fuso.

“Karena jarak sudah terlalu dekat, mobil Mobilio tidak bisa menghindar.”

“Mobil menabrak bagian belakang truk fuso,” kata Ilham, Sabtu.

Setelah menabrak belakang truk fuso, mobil Mobilio terpelanting ke arah kanan dan menabrak median jalan.

Mobil sempat berputar, lalu berhenti di lajur cepat (kanan).

Sementara truk fuso melaju ke arah Bakauheni.

Ilham menjelaskan dua korban meninggal adalah Indah Sari (39) dan Diego (14).

Sedangkan dua korban luka-luka ialah Heriadi yang merupakan anggota Kodim 0302 Rengat, Riau, serta Zikri (7).

Kepala Cabang Tol Bakauheni-Terbanggi Besar PT Hutama Karya Hanung Hanindito menerangkan petugas membawa para korban ke dua rumah sakit di Bandar Lampung.

Masing-masing Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Moeloek dan RS Imanuel.

Amri, petugas jaga Ruang Jenazah dan Forensik RSUDAM, membenarkan ada satu korban meninggal yang dibawa ke RSUDAM.

“Iya benar. Diantar ambulans dari tol,” ujar Amri, Sabtu.

“Cuma satu korban, ibu (Indah Sari),” imbuhnya.

Di RS Imanuel, seorang petugas bagian informasi membenarkan ada satu korban meninggal yang dievakuasi ke RS tersebut.

Korban diketahui berusia 14 tahun.

“Iya benar, ada anak inisial D yang dibawa ke sini tadi pagi,” kata petugas tersebut.

Ia mengungkapkan pihak keluarga telah mengambil jenazah korban.

“Di surat keterangan, hanya tertulis dibawa ke Bandar Lampung,” ujarnya.

Peristiwa lakalantas maut terjadi lagi di Jalan Tol Trans Sumatra atau Tol Lampung ruas Bakauheni-Terbanggi Besar.

Kali ini di ruas Kilometer 82-00 Jalur B, Desa Jatimulyo, Kecamatan Jatiagung, Lampung Selatan, Sabtu (20/6/2020) pagi sekira pukul 06.30 WIB.

Lakalantas tersebut melibatkan mobil merek Honda Mobilio bernomor polisi BE 1187 DH dengan truk fuso.(Rilis)