Oknum Kakam Sinar Negri Diduga Korupsi DD & ADD

0
7

PUBIAN-LAMTENG (Duta Lampung Online)- Pengelolaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa ( ADD) Kampung Sinar Negri, Kecamatan Pubian, Kabupaten Lampungtengah ( Lamteng) Tahun Anggaran ( TA) 2017-2018, disoroti warga setempat. Diduga anggaran tersebut telah di Mark-Up oleh sejumlah oknum kampung setempat, alias dikorupsi.

Seperti contohnya pada Tahun 2018, berdasarkan data yang diperoleh Redaksi Pena Berlian Online, Kampung Sinar Negri mendapat anggaran Dana Desa sejumlah Rp714,678,549, Alokasi Dana Desa ( ADD ) senilai Rp.320,008,970, dana bagian dari hasil Pajak & Restribusi (BHP) sejumlah Rp.18,833,955, dan dana bantuan keuangan senilai Rp.6,000,000. Sehingga jumlah dana yang diterima mencapai Rp.1,059,521,474.

Namun berdasarkan keterangan sejumlah sumber yang bisa dipercayai, dana bantuan yang dikucurkan oleh pemerintah pusat dan daerah diduga kuat telah di Mark-Up dan difiktifkan oleh oknum Kepala Desa setempat.

“Seperti untuk kegiatan pemberdayaan PAUD dan kegiatan pendidikan lainnya pada Tahun 2018 lalu, pihak kampung menganggarkan sejumlah Rp29,450,000, namun pada kennyataan dibawah para dewan guru mengaku hannya mendapat bantuan Rp6.00.000 setiap orang. Sedangkan yang mendapat berjumlah 3 orang. Artinya hannya mengahabiskan anggaran sekitar Rp1.800.000, dan sisanya Rp27.650.000, diduga telah ditilep kepala kampung kami,”ujar narasumber yang enggan ditulis namanya pada Kamis ( 7/3/2019).

Narasumber berharap kepada Inspektorat Kabupaten setempat serta terkait, agar mengaudit anggara DD dan DD dikampungnya. Jika terbukti terjadi pennyimpangan masih kata narasumber, dia minta kepada aparat penegak hukum untuk menindak tegas dan diproses secara hukum yang berlaku. Bersambung edisi mendatang.(Team).

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY