Mafia BBM Oplosan Gunakan Armada Tangki Resmi Pertamina Kuat Dugaan Suplai SPBU

0
88

Pesawaran Lampung (Duta Lampung Online) – Hilir mudik armada tangki berwarna merah putih milik PT Pertamina persero disebuah gudang yang diduga kuat sebagai tempat penimbunan serta pengoplosan BBM ini sebelumnya nyaman berada di Dusun Srimulyo Desa Negeri Sakti kecamatan gedong tataan Pesawaran Lampung kini terpantau dalam kondisi kosong ditinggalkan para mafia Oplos BBM.

Pekerjaan sejenis usaha ilegal ini dampaknya sangat merugikan setiap orang penggunanya karena minyak kendaraan hasil oplosan tersebut dapat menimbulkan kerusakan pada mesin kendaraan sebab oktan pada BBM campuran minyak mentah diduga sangat jauh dari standar mutu yang laek digunakan.dan lebih berbahaya lagi
Jika hasil BBM oplosan yang sangat merugikan masyarakat secara luas itu terindikasi menyuplai minyak menggunakan tangki milik pertamina persero tersebut ke SPBU yang telah berkoordinasi dengan jaringan ini.

Dari informasi yang dihimpun oleh media ini,keberadaan tempat pengoplosan BBM sudah cukup lama, yakni telah beroprasi sejak tahun 2017 lalu, namun aktifitas yang diduga merugikan masyarakat tersebut baru terendus pada Sabtu (14/7/2019) kemarin lantaran adanya pemberitahuan masyarakat terkait aktifitas gudang oplosan BBM milik warga sipil asal Sumatra Utara SG bekerja sama dengan oknum TNI AL berinisial STD.

Belakangan diketahui modus yang dilakukan para mafia ini adalah dengan mencampur BBM dari Dipo pertamina panjang diangkut oleh tangki resmi pertamina disimpangkan masuk kegudang dan mencampurnya dengan minyak mentah atau cong yang dibawa oleh kendaraan truck jenis colt diesell asal Palembang Sekayu Sumatra Selatan sebagai pemasok bahan terlarang ke dalam gudang tersebut .

Dituturkan oleh salah satu warga yang tak ingin dikutif namanya.” Kalo mobil tengki Pertamina sering mas, masuk ke gudang ini satu malam aja ada sekitar 5 kendaraan colt diesel kebanyakan plat BG masuk kegudang itu dan siang harinya masuk mobil tangki warna merah merk pertamina masuk kegudang, tapi saya kurang jelas aktifitas apa didalam gudang itu karena selang waktu dua hingga 3 jam kemudian tangki berwarna merah putih itu keluar lagi entah kemana. Tapi yang terlihat jelas gudang ini selalu di jaga orang berbadan tegap seperti oknum TNI body nya.” Ia menjelaskan”
.
kalo malam rame di sini mas ada beberapa kendaraan truk kadang ada marinirnya juga ,malah bulan lalu ada sekitar 5 orang lebih anggota polisi berseragam ada juga yang berpakaian biasa mungkin busernya atau intel meninjau gudang itu tapi anehnya ke esok hari nya masih berjalan seperti biasa saya pikir polisi bakal menindak dan memberhentikan aktifitas yang melanggar hukum itu tapi nyatanya hingga kini aktifitas gudang pengoplosan BBM itu masih berjalan kondusif.”.ujarnya “

Hingga berita ini diturunkan belum adanya tindakan dari polres dan Polda Lampung tentang aktifitas di dalam gudang tersebut,meskipun pemerintah atau negara ini telah mengeluarkan aturan perundang undangan yang cukup tegas dan denda tak sedikit nilainya bagi mereka yang menyalah gunakan BBM subsisi untuk rakyat yang dengan jelas di alihkan,diangkut serta di perjual belikan oleh pelaku jaringan pengoplosan BBM.

Prihal tersebut sangat jelas telah diatur dan mengangkangi UU RI No 22 tahun 2001 pasal 55 huruf a , huruf b dan huruf c tentang penyalah gunaan bahan bakar mingas dengan sanksi kurungan badan dan denda puluhan milyar Rupiah bagi para pelakunya meskipun dalam kasus ini terkesan belum ada tindakan oleh aparat terkait juga bellum adanya keterangan resmi dari pihak polres pesawaran tentang dugaan adanya gudang oplosan BBM, namun Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arysad saat terhubung
Menjelaskan, info ini sudah kami teruskan untuk di tindak lanjuti kepada Kapolres pesawaran ,Kabid propam ,Dir intelkam dan Dirkrimsus agar segera diproses sesuai prosedur hukum.(*/Nur/rls )

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY