Dugaan Korupsi DD dan ADD, Satgas Dana Desa Akan Priksa Kakam Payung Makmur

0
9

Bandar Lampung ( Duta Lampung Online)– Satgas Dana Desa ( DD), pusat, dipastikan akan turun untuk memeriksa Kepala Kampung, Payung Makmur, Kecamatan Pubian, Kabupaten Lampungtengah, Zimamul Wafa terkait dugaan Korupsi DD dan Alokasi Dana Desa TA 2017-2018.

Hal ini disampaikan oleh, salah satu tenaga   pendamping Dana Desa, Kabupaten Lampungtengah, yang tidak ingin disebut namanya pada (15/4/2019). “Saya dapat telpon dari Satgas Dana Desa, mereka akan turun untuk memeriksa Kepala Kampung Payung Makmur,”tegas nara sumber.

Narasumber mengatakan jadwal sudah dimasukan tim Satgas Dana Desa sehabis pemilihan presiden. “Pengaduan dari masyarakat yang ada di Pubian sudah masuk ke Satgas. Pihak satgas mengatakan akan segera turun sehabis pilpres,”tambahnya.

Narasumber membenarkan, jika bannyak sekali pennyimpangan Dana Desa di wilayahnya. Namun masih kata dia, pihak yang berwenang justru terkesan tutup mata dan telinga akan pennyimpangan yang ada.

“Saya heran bannyak laporan dugaan penyimpangan dana desa namun hingga saat ini tidak ada tindak lanjut dan diproses secara hukum yang berlaku. Ada apa dengan semua ini, apa sudah ada main mata dengan para pelaku,”ujarnya.

Terpisah, Tim Satgas Dana Desa Pusat, saat dikonfirmasi melalui via telpon membenarkan jika pihaknya telah menerima pengaduan dugaan pennyimpangan DD dan ADD dari Kampung Payung Makmur, Kecamatan Pubian. Secepatnya pihaknya akan turun kelapangan untuk meninjau langsung realisasi DD dan ADD pada kampung setempat.

“Tolong bagi pelapor agar mengirimkan foto copy KTP agar ada yang mempertanggungjawabkan pengaduan ini. Dan akan kami jadwalkan menindak lanjuti pengaduan tersebut. Kami akan merahasiakan semua idetitas bagi pelapor,”pungkasnya.

Seperti kita ketahui, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Eko Putro Sandjojo, pada waktu lalu mengatakan, untuk mengawasi dana desa ini telah dibentuk satgas yang baru sehingga tidak pasif lagi seperti dulu. Ia juga menyampaikan sekarang satgas dana desa bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri, Kepolisian, Kejaksaan, dan  bekerja sama dengan KPK untuk melakukan secara aktif random audit.

“Jadi, dengan random audit diharapkan adanya pengawasan yang lebih baik dan kesempatan untuk aparat desa dan aparat yang lainnya untuk melakukan perbuatan tercela bisa lebih dihindari,” tutur Eko, seperti dilansir pada laman Sekretariat Kabinet Ripublik Indonesia, pada bebrapa waktu lalu.

BERITA SEBELUMNYA

Diduga melakukan korupsi Bantuan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa ( ADD), Tahun 2017-2018, Kepala Kampung, Payung Makmur, Kecamatan Pubian, Kabupaten Lampungtengah (Lamteng), Zimamul Wafa beserta sejumlah prangkatnya telah diperiksa oleh Inspektorat kabupaten setempat, pada (12-15/4/2019).

Kepala Inspektorat Lamteng, melalui Irban II, Yasir saat dikonfirmasi mengatakan, pemeriksaan tersebut, karena adanya laporan dari sejumlah masyarakat yang disampaikan kepada pihaknya beberapa waktu lalu.

“Kami sudah memanggil dan melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Kampung Payung Makmur dan Sejumlah prangkatnya beberapa hari yang lalu. Pemeriksaan tersebut berdasarkan hasil laporan dari masyarakatnya terkait dugaan korupsi Dana Desa dan Alokasi Dana Desa,”ungkap Yasir, pada Jum’at (19/4/2019).

Yasir juga mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan turun kelapangan untuk melakukan pemeriksaan langsung kelapangan, dan akan mengumpulkan seluruh masyarakat yang mengadukan dugaan korupsi DD dan ADD untuk dimintai keterangan serta dimintai surat pernyataan.

“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat yang bersangkutan saat kami turun kebawah harap kumpul untuk memberikan surat pernyataan. Kami juga akan turun langsung dan ingin bertemu langsung dengan mereka yang mengadukan, sebab berdasarkan surat pengaduan ada sekitar empat puluh orang yang tanda tangan,”tegasnya.

Terpisah, berdasarkan data yang diperoleh media Pena Berlian Online, Kepala Inspektorat Lampungtengah, Ir. Muhibatullah B, MM, telah melayangkan surat pemanggilan untuk pemeriksaan dengan nomor : 700/264/Inspektorat.a.V.I/2019, Tanggal 10 April 2019 prihal melakukan pemeriksaan tentang surat pengaduan dugaan korupsi ADD dan DD TA.2017-2018, Kampung Payung Makmur, Kecamatan Pubian, Lampung Tengah, dan meminta  kepada kepala kampung Payung Makmur, untuk menghadap Tim Inspektorat kabupaten setempat, pada Hari, Jum’at, 12 April 2019, pukul :09.00 WIB, diruang pemeriksaan Irban II Inspektorat, Lamteng.

Berdasarkan data pula, Kepala Inspektorat juga melayangkan surat kembali pada Tanggal 15 April 2015,dengan Nomor : 700/92.KHS/Inspektorat.a.V.I/2019, terkait kasus yang sama, memerintahkan Kepala Kampung Payung Makmur, Sekretaris, BPK, TPK dan Bendahara untuk menghadap Tim Pemeriksa Inspektorat  guna dimintai keterangan, serta diwajibkan untuk membawa seluruh dokumen terkait pertanggungjawaban keuangan DD dan ADD serta realisasi fisik yang bersumber pada dana tersebut.

Terpisah, Kepala Kampung Payung Makmur, Zimamul Wafa, saat dikonfirmasi berulang kali melalui via telpon genggamnya meski aktif namun tidak diangkat. Bahkan kru media ini mengirimkan pesan singkat namun tidak dibalas. (Red).

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY